top of page

Suara dan Tantangan Pasien Imunodefisiensi Primer di International Plasma Awareness Week 2026

14 hours ago
2 min read

Pada Pekan Kesadaran Plasma Internasional (International Plasma Awareness Week) 2026, Yayasan Pasien Imunodefisiensi Primer Indonesia (IPIPS) turut membawa suara pasien Imunodefisiensi Primer ke percakapan plasma tingkat nasional.


Untuk pertama kalinya, Imunodefisiensi Primer berdiri sejajar dengan kondisi lain seperti hemofilia sebagai wajah pasien dalam ekosistem plasma Indonesia.


Ketua IPIPS Dimas Adhi Sugiharto menyuarakan pasien Imunodefisiensi Primer di Pekan Kesadaran Plasma (International Patient Awareness Week) 2026
Ketua IPIPS Dimas Adhi Sugiharto menyuarakan pasien Imunodefisiensi Primer di Pekan Kesadaran Plasma (International Plasma Awareness Week) 2026

IVIG: terapi untuk kehidupan pasien Imunodefisiensi Primer


Di hadapan media nasional, IPIPS menegaskan satu pesan: bagi pasien Imunodefisiensi Primer, IVIG (imunoglobulin intravena) bukan sekadar kenyamanan — melainkan penopang kehidupan.


Tanpa terapi rutin, pasien menghadapi infeksi berulang yang dapat mengancam nyawa dan menggerus kualitas hidup.


IPIPS duduk bersama para pemangku kepentingan — pemerintah, tenaga medis, komunitas donor, dan sesama organisasi pasien demi memperkuat ekosistem plasma nasional untuk Pasien Imunodefisiensi Primer
IPIPS duduk bersama para pemangku kepentingan — pemerintah, tenaga medis, komunitas donor, dan sesama organisasi pasien demi memperkuat ekosistem plasma nasional untuk Pasien Imunodefisiensi Primer

Mengapa plasma penting bagi Pasien Imunodefisiensi Primer


IVIG dibuat dari plasma, sehingga ketersediaan terapi ini bergantung pada donor plasma. Inilah benang merah yang menghubungkan setiap pasien Imunodefisiensi Primer dengan para donor plasma di Indonesia.


Dari ditanggung menuju tertangani


Perjuangan bersama telah membuahkan hasil: IVIG masuk Formularium Nasional dan dapat ditanggung JKN. Namun ditanggung belum berarti tertangani sepenuhnya. Langkah berikutnya adalah memastikan terapi diberikan sesuai kebutuhan setiap pasien agar benar-benar optimal — sebuah pekerjaan bersama antara pasien, tenaga medis, dan pemerintah.


Langkah bersama


IPIPS mengapresiasi kolaborasi Kementerian Kesehatan dan semua pihak yang mendorong penguatan ekosistem plasma nasional. Kami akan terus mendampingi pasien Imunodefisiensi Primer agar mendapatkan akses terhadap terapi yang mereka butuhkan.


Liputan dari kegiatan ini telah diliput oleh berbagai Media Nasional dan dapat diakses pada tautan dibawah







Tanya - Jawab IPIPS di Kegiatan International Plasma Awareness Week 2026


Mengapa imunodefisiensi primer dibahas di Pekan Kesadaran Plasma? 

Karena IVIG — terapi utama bagi pasien imunodefisiensi primer (IDP) — dibuat dari plasma. Ketersediaan plasma menentukan ketersediaan terapi.


Apa pesan utama IPIPS di IPAW 2026? 

Bagi pasien Imunodefisiensi Primer, IVIG bukan sekadar kenyamanan, melainkan penopang kehidupan. Setelah terapi ini ditanggung JKN, langkah berikutnya adalah memastikan pasien benar-benar tertangani secara optimal.


Apa itu Pekan Kesadaran Plasma Internasional (IPAW) 2026? 

Pekan kesadaran global setiap Oktober untuk menghormati donor plasma dan memahami pentingnya obat berbasis plasma bagi pasien.


Kenali imunodefisiensi primer dan dukung kesadaran akan pentingnya plasma. Selengkapnya di imunodefisiensi-indonesia.org.









Comments


bottom of page